Pengertian CHMOD dan Penggunaannya di Linux - Mas Fadli

Friday, 6 September 2019

Pengertian CHMOD dan Penggunaannya di Linux

A. Pengertian CHMOD

Pernah mendengar kata CHMOD? Bagi pengguna sistem operasi Linux dan seorang web developper, mungkin kata tersebut sudah tidak asing lagi. CHMOD adalah kepanjangan dari Change Mode merupakan sebuah perintah untuk memberi hak akses/permisions kepada pemilik, user biasa, dan non user. CHMOD inilah yang menjaga keamanan dari suatu data, jika ada user nakal yang berusaha untuk mengakses, mengubah, bahkan membaca data yang bukan haknya.


Nah, sekarang saya mau berbagai sedikit nie tentang tutorial CHMOD dan cara penggunaannya. Hak akses suatu data, disimbolkan dengan angka.

>> 0 = Tidak ada hak akses
>> 1 = Hak akses untuk masuk dan mengeksekusi suatu data atau folder (direktori)
>> 2 = Hak akses untuk menulis/mengubah suatu data atau folder (direktori)
>> 4 = Hak akses untuk membaca suatu data atau folder (direktori)

Jadi jika semuanya dijumlahkan menjadi 7, yang berarti suatu user mempunyai hak penuh akan data atau folder (direktori) tersebut. Suatu data dapat diakses oleh 3 user, yaitu root (pemilik data), user group, dan user non-group. Berikut contohnya :
Chmod 753, berarti :
>> 7 = 4+2+1 : root (pemilik file) mempunyai hak untuk mengeksekusi (1), menulis (2), dan membaca (4) suatu data atau direktori
>> 5 = 4+1 : user group mempunyai hak untuk membaca (4) dan mengeksekusi (1) suatu data atau direktori
>> 3 = 2+1 : user non group mempunyai hak untuk menulis (2) dan mengeksekusi suatu data atau direktori.

B. Contoh Penggunaan Chmod

Jika ingin mengubah hak akses dari suatu data atau direkori, dari hak akses 644 (setting default dari pihak hosting) menjadi 755 (agar dapat dibaca) berikut caranya :
chmod 755 [nama file]
Contoh :
>> #chmod 755 index.php        (untuk file)
>> #chmod 755 /web/images    (untuk folder/direktori)

Kalau ingin mengubah hak akses suatu folder yang di dalamnya ada banyak folder dan file, bisa menggunakan perintah berikut :
find [direktori] -type f -exec chmod 777 {} \;     (untuk file)
find [direktori] -type d -exec chmod 777 {} \;    (untuk folder / direktori)
Contoh :
>> #find /home/lumbung/htdocs-linux -type f -exec chmod 777 {} \;     (untuk file)
>> #find /home/lumbung/htdocs-linux -type d -exec chmod 777 {} \;    (untuk folder / direktori)

Dan jika ingin menyembunyikan suatu data atau direktori dapat menggunakan perintah berikut :
chmod 700 [nama file atau folder]
Contoh :
>> #chmod 700 index.php        (untuk file)
>> #chmod 700 /web/images  (untuk folder/direktori)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done