Mas Fadli: Debian
News Update
Loading...
Showing posts with label Debian. Show all posts
Showing posts with label Debian. Show all posts

Tuesday, 25 August 2020

Cara Install EHCP di Debian 9

EHCP atau Easy Hosting Control Panel adalah salah satu aplikasi open source dan ditulis dengan bahasa pemograman PHP yang berguna sebagai control panel hosting/mengelola layanan web server mereka.

EHCP menyediakan banyak fitur antara lain:

  • Unlimited reseller
  • Panel users
  • Domains
  • FTP users
  • Email accounts
  • Mysql database
  • Apache
  • Bind
  • PHP
  • Vsftpd
  • Domain dan subdomain manajemen
  • Email dengan IMAP, SMPTP, POP3 mendukung email forwarding, auto responderd dan catch all
  • Squirelmail integration
  • FTP server management dengan web-FTP (net2ftp) interface
  • Web stats (webalizer)
  • Mysql web administration
  • SSL support

Langkah Install dan Konfigurasi EHCP

1. Update server dengan perintah:

sudo apt update

2. Download EHCP di webresminya atau langsung ketikkan perintah:

wget -O ehcp.tgz www.ehcp.net/ehcp_1804.tgz --no-check-certificate

3. Ektrak file EHCP.taz dengan perintah:

sudo tar xzcf ehcp.taz

4. Copy paste ke direktori var/www/html, dengan perintah:

sudo cp -r ehcp /var/www/html

5. Masuk ke direktori ehcp, dengan perintah:

sudo cd /var/www/html/ehcp

6. Install ehcp dengan perintah:

sudo ./install.sh

7. Akan muncul peryataan untuk melanjutkan. Langsung saja tekan enter.

8. Lalu akan diminta memasukkan nama, email dan password dari ehcpnya.

9. Selanjutnya masukkan password dari mysql atau databasenya.

 

10. Setelah itu akan muncul pertanyaan bahasa yang ingin digunakan dan apa ingin menginstall paket lainnya.

  • Untuk penggunaan bahasa inggris ketikkan en. 
  • Untuk install paket lainnya tekan y.

11. Install selesai. Kemudian buka browser ketikkan ipserver/ehcp dan coba login dengan username admin dan password yang sudah dibuat.

Jika password yang sudah dibuat tidak bisa, coba dengan password defaultnya yaitu 1234

Sunday, 5 April 2020

Cara Install Apache di Debian Server 9

Apache merupakan salah satu software web server yang banyak digunakan. Alasan banyak digunakan karena cukup mumpuni dan mudah untuk di konfigurasi.

Langkah Install

1. Update terlebih dahulu Debian Servernya. Ketikkan perintah:

$sudo apt update


2. Jika sudah install apache2 dengan perintah:

$sudo apt install apache2 -y


3. Jika sudah cek status apache2 nya apakah sudah aktif atau belum. Ketikkan perintah:

$sudo service apache2 status


Jika statusnya active maka apache2 sudah berjalan. Bisa di cek juga melalui web server. ketikkan IP server kalian masing masing

Perintah di apache2

1. Stop apache2

$sudo systemctl stop apache2.service


2. Start apache2

$sudo systemctl start apache2.service


3. Restart apache2

$sudo systemctl restart apache2.service


4. Reload apache2

$sudo systemctl reload apache2.service


Friday, 13 March 2020

Cara Install Wordpress di Debian 9

Wordpress adalah sebuah aplikasi open source yang cukup populer digunakan sebagai mesin blog. Wordpress dibangun dengan bahasa pemograman PHP dan menggunakan database MySQL.

Selain digunakan sebagai blog, Wordpress mulai digunakan juga sebagai sebuah CMS (Content Management System), karena kemampuannya untuk dimodifikasi sesua dengan kebutuhan si pengguna.

Berikut ini langkah langkah untuk menginstall Wordpress.

1. Download terlebih CMS Wordpress. Bisa juga download malelalui link berikut ini.
2. Jika sudah, kirim file CMS Wordpress dari PC kalian ke server Debian 9. Untuk Windows kalian bisa menggunakan FileZilla dan untuk Linux kalian cukup menggunakan terminal
Berhubung mimin menggunakan Linux, jadi cukup menggunakan terminal. Berikut perintahnya:
$sudo scp nama_file user@ip_server:/home/


3. Sekarang ektrak file wordpressnya yang sudah ada di debian server dengan perintah:
#unzip nama_file
 

4. Rubah nama file worpress supaya lebih mudah diingat. Ketikkan perintah:
#mv nama_file_lama nama_file_baru 


5. Copy file tersebut ke direktori /var/www/html/. Ketikkan perintah:
#cp -r nama_file /var/www/html/


6. Sekarang masuk ke direktori /var/www/html/
#cd /var/www/html/


7. Selanjutnya beri hak akses ke folder wordpress. Ketikkan perintah berikut ini secara berurutan.
#chown -R www-data:www-data webku/
#chmod -R 755 webku/


8. Lanjut membuat database baru yang digunakan sebagai database wordpress nantinya. Beri nama wordpress untuk database barunya.


9. Sekarang ke langkah installnya. Ketikkan ip_server/nama_file di web browser.
192.168.1.100/webku
Akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Langsung saja klik Ayo.


10. Isi formulir sesuai dengan apa yang sudah dibuat.
  • Nama basis data = nama database yang sudah dibuat
  • Nama pengguna = user phpmyadmin / database
  • Sandi = password phpmyadmin / database
  • Hasil basis data = biarkan default
  • Prefiks tabel = biarkan default


11. Jika sudah langsung saja klik Jalankan Pemasangan.


12. Selanjutnya akan muncul formulir seperti dibawah ini. Isi sesuaikan dengan keinginan kalian ya. Jika sudah klik Install Wordpress.


 13. Setelah selesai akan muncul tampilan seperti berikut ini. Klik log masuk.


14. Setelah di klik log masuk akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Masukkan username dan password.


15. Ini adalah tampilan dari dasbord Wordpress.


16. Dan ini adalah tampilan dari website yang sudah dibuat. Untuk mengaksesnya bisa langsung mengetikkan ip_server/nama_file di web browser.
192.168.1.100/webku


Nah itu tadi langkah langkah dari install wordpress di debian 9. Semoga bermanfaat untuk kalian semua.

Wednesday, 18 September 2019

Cara Install Nginx di Debian Server 9

Nginx (dibaca engine-ex) adalah web server opensource yang berfungsi sebagai proxy IMAP/POP3. Nginx terkenal karena kestabilannya dan memiliki tingkan performansi yang tinggi serta minim mengonsumsi sumber daya.


Dibandingkan dengan Apache, Nginx dapat menangani banyak koneksi konkuren dan memiliki jejak memori per sambungan yang lebih kecil.


>>Langkah Install
1. Masuk sebagai root atau super user di debian server 9.
2. Perbarui index paket dengan perintah:

#apt-get update


3. Install nginx dengan perintah

#apt-get install nginx



4. Jika sudah selesai install ujicoba nginx dengan membuka web browser di klien. Ketikkan IP server dan akan muncul seperti gambar dibawah ini


>>Mengelola layanan Nginx dengan systemctl
1. Merestart layanan nginx

$ sudo sytemctl restart nginx


2. Menghentikan layanan nginx

$ sudo sytemctl stop nginx


3. Memulai layanan nginx

$ sudo sytemctl start nginx


4. Kembali nginx dengan konfigurasi baru

$ sudo sytemctl reload nginx


5. Menonaktifkan layanan nginx saat booting

$ sudo sytemctl disable nginx


6. Mengaktifkan layanan nginx saat booting

$ sudo sytemctl enable nginx

Tuesday, 17 September 2019

Cara Merubah Port SSH di Debian Server

Port adalah mekanisme yang mengizingkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa sesi koneksi dengan komputer lainnya dan program didalam jaringan.


SSH sendiri menggunakan port 22 secara defaultnya dan dapat dirubah sesuai dengan keinginan si admin. Disarankan menggunakan port diatas 1000 dengan tujuan lebih aman jika ada orang yang iseng melakukan scan port di jaringan tersebut.


>>Langkah-Langkah
1. Pastikan kalian sudah menginstall SSH Server (openssh server).

2. Buka file sshd_config dengan perintah:

#nano /etc/ssh/sshd_config



3. Cari kata #port 22



4. Hapus tanda pagar dan rubah angka sesuai dengan keinginan kalian


5. Restart ssh server dengan perintah:

#/etc/init.d/ssh restart



6. Ujicoba dengan aplikasi putty. Masukkan ip server dan port yang sudah kalian rubah tadi


7. Jika muncul seperti gambar berikut klik accept


8. Masuk dengan username biasa (bukan root)


Saturday, 14 September 2019

Cara Konfigurasi Web Server (LAMP) di Debian 9

Web server atau server peladen dapat merujuk pada perangkat keras ataupun perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada pengguna melalui protokol komunikasi HTTP atau HTTPS. Fungsi utama web server adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang sudah ditentukan.


Untuk kali ini mimin akan membagikan tutorial install dan konfigurasi web server di debian 9. Khususnya menggunakan aplikasi LAMP (Linux, Apache2, MariaDB, PHP). Kenapa menggunakan LAMP? Karena LAMP merupakan aplikasi free berbasis OpenSource yang terkenal tangguh dan sering dipakai oleh server-server yang ada di seluruh dunia. 


Langkah-langkah install dibagi menjadi 4 yaitu:
  • Install Apache2
  • Install PHP7.0
  • Install MariaDB-Server
  • Install PhpMyAdmin
Install Apache2
1. Masuk sebagai root atau superuser di debian 9.
2. Install apache2 dengan perintah

#apt-get install apache2


3. Jika proses install sudah berhasil, ujicoba diklien dengan menggetikkan ip server didalam web browser. Jika muncul seperti gambar dibawah ini maka apache2 sudah berjalan atau berfungsi.

Ip server saya : 192.168.50.10


Install PHP7.0
1. Masuk sebagai root atau superuser di debian 9.
2. Install beberapa package php7.0 dengan perintah:

#apt-get install php7.0 php7.0-cli php7.0-common php7.0-curl php7.0-gd php7.0-imap php7.0-intl php7.0-json php7.0-mcrypt php7.0-mysql php7.0-xmlrpc




3. Jika proses install sudah berhasil sekarang kita buat file yang digunakan untuk melihat versi dari php yang kita gunakan. Ketikkan perintah:

#nano /var/www/html/info.php


4. Kemudian ketikka code dibawah ini:

<?php
phpinfo();
?> 


5. Restart apache2 agar code/file yang baru dibuat dapat berjalan di webserver. Ketikkan perintah:

#service apache2 restart



6. Ujicoba di klien dengan mengetikkan ipserver/info.php jika muncul seperti gambar dibawah ini maka tandanya sudah berhasil

ip server saya : 192.168.50.10/info.php



Install MariaDB-Server
1. Masuk sebagai root atau superuser di debian 9
2. Install mariadb-server dengan perintah:

#apt-get install mariadb-server



3. Jika sudah selesai install, konfigurasi dengan perintah berikut ini:

#mysql_secure_instalation 



4. Kemudian muncul seperti dibawah ini.

  • Kotak pertama langsung tekan enter karena belum ada password
  • Kotak Kedua tekan y > enter dan masukkan password baru (password ini juga digunakan di phpmyadmin nanti)


  • Kotak ketiga pilih y > enter
  • Kotak  keempat pilih n > enter
  • Kotak kelima pilih y > enter


  • Kotak keenam langsung saja tekan enter 


Install phpmyadmin
1. Masuk sebagai root atau superuser di debian 9
2. Install phpmyadmin dengan perintah:

#apt-get install phpmyadmin



3. Pilih apache2 dengan menekan spasi di keyboard kemudian enter


4. Pilih yes

5. Masukkan password yang sama sesuai dengan yang dimasukkan di proses install mariadb-server tadi.

6. Konfirmasi password yang awal

7. Proses install phpmyadmin selesai. Nah supaya dapat masuk kedalam phpmyadmin lakukan langkah dibawah ini. Ketikkan perintah:

#mysql -u root -p

Masukkan password yang sudah kalian buat tadi


8. Kemudian ketikkan perintah berikut untuk berpindah dari mariadb ke mysql.

use mysql; 



9. Sekarang masukkan perintah berikut ini:

UPDATE user SET plugin='mysql_native_password' WHERE User='root';

FLUSH PRIVILEGES;

exit;



10. Restart mysql dengan perintah:

#service mysql restart


11. Sekaran ujicoba phpmyadmin di web browser klien. Ketikkan ipserver/phpmyadmin.

ip server saya : 192.168.50.10/phpmyadmin


Masukkan user dan password

  • user : root
  • password : **** (yang kalian buat tadi)


12. Jika berhasil login makan akan masuk kedalam phpmyadmin yan berisi seperti gambar berikut.

Nah itu tadi cara install dan konfigurasi web server (LAMP) di debian 9. Saya sarankan untuk membaca dengan teliti supaya tidak ada kesalahan selama proses install. Jika ada pertanyaan langsung saja komen di bawah. Salam literasi.

Notification
Selamat datang di masfadli.com. Semoga apa yang saya tuliskan dapat bermanfaat untu kalian semua. Jika ada kritik dan saran kalian isikan dikolom komentar ya. Selamat membaca.
Done