Mas Fadli: Vbox
News Update
Loading...
Showing posts with label Vbox. Show all posts
Showing posts with label Vbox. Show all posts

Tuesday, 6 November 2018

Pengertian dan Cara Install Webmin di Debian9


Webmin adalah antarmuka berbasis web untuk administrasi sistem untuk Unix. Menggunakan browser web yang modern, Anda dapat mengatur account pengguna, setup Apache, DNS, file sharing, dan banyak lagi. Webmin menghilangkan kebutuhan untuk secara manual mengedit file konfigurasi Unix seperti / etc / passwd, dan memungkinkan anda untuk mengelola sistem dari konsol jarak jauh.jadi selain mengunakan remote access secara cli yaitu telnet dan ssh ternyata juga dapat dipantau melalui web dan digunakan dan diatur admin melalui web browser

Monday, 5 November 2018

Cara Install dan Konfigurasi DHCP Server di Debian Server


A. Pengertian DHCP Server

Dynamic Host Configuration Protocol atau sering disingkat dengan DHCP merupakan suatu protokol yang berbasis arsitektuk client/server yang di gunakan untuk mempermudah pembagian atau pengalokasian alamt IP (IP Address) di dalam suatu jaringan.
DHCP berfungsi untuk memberikan alamat IP secara otomatis kepada client yang terhubung kedalam jaringan DHC tersebut.
DHCP server pada umumnya memiliki range alamat yang dapat digunakan oleh client, yang biasa disebut dengan IP Pool.


B. Cara Install dan Konfigurasi DHCP Server di Debian Server

1. Install terlebih dahulu packages DHCP Server dengan menggetikkan perintah:

#apt-get install isc-dhcp-server


Jika kalian menemui error seperti gambar dibawah ini, jangan kawatir. Error ini muncul karena kita belum melakukan konfigurasi di DHCP server



2. Selanjutnya edit pada bagian dhcp tersebut dengan perintah :

#nano /etc/dhcp/dhcpd.conf




3. Kemudian Ctrl+w ketikkan kata sli kemudian enter




4. Kemudian akan langsung mengarah pada bagian berikut ini

5. Nah sekarang rubah seperti gambar dibawah ini
 

Keterangan :
  • Subnet  dan netmask sesuai dengan yang diatur pada bagian interfaces
  • Range adalah jarak atau IP yang disediakan untuk setiap klien yang meminta
  • Option domain-name-server adalah domain dari server tersebut
  • Option domain-name juga merupakan domain dari server tersebut
  • Option routers merupakan IP dari server itu sendiri
  • Option broadcast sesuai dengan yang diatur pada bagian interface

6. Kemudian kita tentukan interfaces mana yang akan digunakan sebagai penyalur dhcp server. Ketikkan perintah :

#nano /etc/default/isc-dhcp-server






7. Rubah seperti gambar dibawah ini




8. Jika sudah restart dhcp server, dengan perintah :

#/etc/init.d/isc-dhcp-server restart



9. Sekarang kita uji coba pada klien. Apakah klien sudah mendapatkan IP dari server apa belum. Jika sudah akan seperti gambar dibawah ini. Si klien mendapatkan IP dari IP range yang kita tentukan di bagian #nano /etc/dhcp/dhcpd.conf


 
Itu tadi cara install dan konfigurasi DHCP server di Debian Server. Jika kalian mengalami kesulitan atau masalah saat konfigurasi silahkan komen di kolom komentar yang sudah disediakan. Admin akan dengan senang hati membantu permasalahan anda

Saturday, 3 November 2018

Cara Install DNS Server di Debian 9


DNS (Domain Name System) merupakan sebuah system yang digunakan untuk merubah sebuah alamat IP menjadi domain begitupun sebaliknya untuk mempermudah manusia adalam mengingat suatu alamat web. Atau bisa juga di jelaskan seperti dibawah ini :
DNS (Domain Name Server) adalah server yang digunakan untuk mengetahui IP Address suatu host lewat host name-nya. Dalam dunia internet, komputer berkomunikasi satu sama lain dengan mengenali IP Address-nya.

DNS adalah (Domain Name System) yang juga memiliki arti untuk mengidentifikasi setiap komputer sebagai titik dalam suatu jaringan Internet yang menggunakan bantuan sistem protokol internet adress untuk menerjemahkan dari suatu nama domain ke IP dan begitu juga sebaliknya. 

Domain Name System ini merupakan sistem penamaan hirarkis yang nantinya didistribusikan untuk suatu komputer, jasa, atau sumber daya terhubung ke Internet maupun jaringan pribadi.

DNS biasanya digunakan sebuah Layanan Nama Domain untuk menyelesaikan permintaan untuk nama-nama website menjadi alamat IP untuk tujuan menemukan layanan komputer serta perangkat di seluruh dunia. 

Sekedar informasi, Domain Name / nama domain adalah salah satu komponen penting dari fungsi Internet yang sering kita gunakan ini.

Langkah-langkah Konfigurasi:


1. Install packages DNS Server (bind9) dengan perintah

#apt-get install bind9




2. Masuk ke directory bind9 dengan perintah

#cd /etc/bind/



3. Sekarang kita lihat apa saja yang ada di dalam directory ini. Ketikkan perintah

#ls




4. Sekarang copy file named.conf.default-zones. Ketikkan perintah

#cp named.conf.default-zones named.conf.local



5. Selanjutnya edit pada bagian named.conf.local. Ketikkan perintah

#nano named.conf.local

Tampilan awal akan seperti ini
Rubah seperti gambar di bawah ini


6. Kemudian edit pada bagian forwarder. Ketikkan perintah

#nano named.conf.option

Tampilan awal akan seperti ini
Rubah seperti gambar di bawah ini 


7. Sekarang copy lagi bagian db.127 dan db.local. Ketikkan perintah

#cp db.127 db.192

#cp db.local db.smkislam1blt



8. Edit pada bagian db.smkislam1. Ketikkan perintah

#nano db.smkislam1

Tampilan awal akan seperti ini


Rubah seperti gambar di bawah ini   

9. Edit juga pada bagian db.192. Ketikkan perintah

#nano db.192

Tampilan awal akan seperti ini


Rubah seperti gambar di bawah ini     

10. Masukkan IP kita pada directory resolv.conf. Ketikkan perintah

#nano /etc/resolv.conf (masukkan IP server pada bagian paling atas atau kedua)




11. Restart DNS Server. Ketikkan perintah

#/etc/init.d/bind9 restart



12. install packages untuk test DNS Server. Ketikkan perintah

#apt-get install dnsutils



13. sekarang kita test apakah DNS Server sudah benar atau belum. Ketikkan perintah

#nslookup smkislam1blt.sch.id

#nslookup 192.168.10.1 (Ip server)

Jika konfigurasi DNS kita benar maka forward nya akan seperti gambar tersebut. 


Itu tadi cara install dan konfigurasi DNS Server di debian9. Jika dari kalian ada kesulitan silahkan tinggalkan komentar dan admin akan dengan senang hati membantu memecahkan masalah kalian.

Thursday, 1 November 2018

Cara Install dan Konfigurasi OpenSID (Sistem Informasi Desa)


Assalamualaikum Wr. Wb.
Setelah kemarin saya membahas tentan pengertian OpenSID, kali ini saya akan melakukan install OpenSID di Server (virtualbox).

A. Pendahuluan
=> Pengertian
OpenSID adalah sebuah sistem informasi desa yang sengaja dirancang terbuka dan dapat dikembangkan secara bersama-sama oleh komunitas peduli SID.

Baca Juga : Mengenal Tentang OpenSID (Sistem Infomasi Desa)

=> Latar Belakang
Untuk dijadikan salah satu sistem informasi desa agar lebih efisien dan efektif.

=> Maksud dan Tujuan
Install ini dimaksudkan untuk salah satu langkah awal sebelum diimplementasikan langsung disebuah desa.

=> Alat dan Bahan
1. File OpenSID 2.9.zip
2. Debian Server
3. Laptop / PC

B. Jangka Waktu
5-10 Menit

C. Langkah Kerja
1. Pertama kita copy kan dulu file OpenSID-nya ke debian server yang ada di virtualbox. Ketikka perintah :
scp nama_file root@IP_server:directory
scp OpenSID-2.9.zip smki@192.168.56.102:/home/smki



2. Setelah selesai transfer file ke debian server. Kita copy file tersebut ke directory /var/www/html. Untuk copy file ini lakukan  hal yang sama pada laptop kita. Perintahnya :
cp OpenSID-2.9.zip /var/www/html

3. Kemudian kita extract file OpenSID-2.9.zip. Lakukan hal yang sama pada laptop kita. Perintah extract :
unzip OpenSID-2.9.zi

4. Selanjutnya kita rubah nama file sesuai dengan kemauan. Ketikkan perintah:
mv OpenSID-2.9 mojorejo
mv nama_file_lama nama_file_baru

5. Kita pindah ke directory nama desanya.
cd mojorejo/

6. Kita rubah nama dari desa-contoh menjadi desa
mv desa-contoh/ desa

7. Pindah lagi ke directory desa.
cd desa/

8. Pindah lagi ke directory config
cd config/

9. Disini kita merubah isi dari databasenya.
nano database.php

10. Disini kita diperintahkan untuk mengisikan seperti yang berada didalam kotak merah
a. hostname = "localhost" (namun kalau di server bisa juga menggunakan IP saja).
b. username = nama / username saat mau login di PhpMyAdmin.
c. password = password dari PhpMyAdmin.
d. database = nama databasenya.
Setelah selesai, temen" tinggal tekan tombol CTRL X lalu ketikkan Y, dan Tekan Enter. Maka akan langsung ke Save.

11. Setelah itu kita coba panggil nama foldernya di browser. Ketika pemanggilan ini kalian pasti akan mengalami seperti gambar dibawah ini. Hal ini disebabkan karena kita belum membuat databasenya di phpmyadmin.

12. Kita masuk ke phpmyadmin. Masukkan user dan passwordnya.

13. Klik new, untuk membuat database yang baru.

14. Ketikkan nama untuk databasenya. Klik create.

15. Selanjutnya masuk ke tab import, kemudain masukkan file yang dalam format .sql

16. Kita masuk ke directory /var/www/html/OpenSID-2.9 yang ada dilaptop kita. Klik pada file yang ber-format .sql, lanjut klik open.

17. Setelah itu kita scroll kebawah dan klik go untuk memasukkan file tadi.

18. Jika sudah coba kita panggil lagi nama file nya di browser.
192.168.56.102/mojorejo
Ini adalah tampilan dari websitenya

19. Jika kita ingin masuk ke tampilan admin. Pada laman pencarian
192.168.56.102/mojorejo/index.php/first RUBAH DENGAN 192.168.56.102/mojorejo/index.php/siteman
Username dan password default :
Username : admin
Password : sid304

20. Ini merupakan tampilan dari adminnya. Disini kita bisa merubah nama desa, logo, memasukkan nama dari perangkat desa dan masih banyak lagi.

D. Hasil Yang Didapat
Dapat melakukan installasi OpenSID.

E. Masalah 
-

F. Kesimpulan
OpenSID merupakan sebuah sistem informasi yang berguna untuk mengembangkan sebuah desa agar dalam sistem desa lebih efisien dan efektif.

G. Referensi
Sharing teman-teman BLC TELKOM

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Notification
Selamat datang di masfadli.com. Semoga apa yang saya tuliskan dapat bermanfaat untu kalian semua. Jika ada kritik dan saran kalian isikan dikolom komentar ya. Selamat membaca.
Done