Mas Fadli: Vbox
News Update
Loading...
Showing posts with label Vbox. Show all posts
Showing posts with label Vbox. Show all posts

Thursday, 19 September 2019

Cara Membuat Mesin Virtual di VirtuaBox

Virtualbox adalah sebuah mesin virtual bersifat open source yang berfungsi sebagai mesin virtualisasi untuk sistem operasi sehingga memungkinkan pengguna untuk menjalankan beberapa OS tanpa harus dual-boot serta tanpa harus kehilangan data yang ada disistem.


Diartikel sebelumnya, mimin sudah pernah membahas tentang Jenis dan Fungsi Mode Jaringan di VirtualBox. Nah sekarang mimin mau membahas tentang bagaimana cara membuat mesin virtual baru di VirtualBox, ada 2 cara dalam pembuatan mesin virtual baru yaitu:
  1. Guide Mode
  2. Expert Mode
Mimin bakal bahas kedua cara tersebut di artikel ini. Jadi baca dengan seksama ya apa yang mimin tuliskan.


>> Guide Mode

1. Buka aplikasi VirtualBox
2. Klik New


3. Nah ditampilan pertama akan muncul Name, Type dan Version.

  • Name : Nama dari sistem operasi yang kalian buat
  • Type : Type sistem operasi yang ingin kalian buat (Linux, Windows, dll)
  • Version : Versi dari sistem operasi yang kalian buat (Windows 7, Windows 8, dll)
Jika sudah mengisi 3 form itu klik next untuk melanjutkan.



4. Dilangkah selanjutnya kalian diminta untuk mengisikan total RAM yang akan digunakan oleh sistem operasi tersebut.

Usahakan jumlah RAM yang kalian berikan tidak melebihi garis merah atau kalian dapat memberikan RAM dengan jumlah setengah dari RAM asli kalian di komputer/laptop.

5. Langkah berikutnya adalah pemilihan hard disk atau penyimpanan. Ada 3 pilihan yang dapat digunakan yaitu:

  • Do not add a virtual hard drive : Pilihan ini digunakan untuk pengguna tingkah mahir, karena hard disk virtual akan dibuat dalam pengaturan terpisah dan setelah pembuatan mesin virtual dilakukan.
  • Create a virtual hard drive now : Pilihan ini digunakan untuk membuat hard disk virtual baru bersamaan dengan pembuatan mesin virtual
  • Use an existing virtual drive : Pilihan ini digunakan jika sudah memiliki hard disk virtual sebelumnya
Pilih di opsi kedua karena kita akan membuat hard disk virtual bersamaan dengan pembuatan mesin virtual.



6. Diopsi Hard disk file type juga disediakan 3 pilihan yaitu:
  • VDI (Virtual Disk Image) : merupakan format native dari VirtualBox
  • VHD (Virtual Hard Disk) : merupakan format native dari Microsoft Virtual PC
  • VMDK (Virtual Machine Disk) : merupakan format native dari VMWare
Pilih opsi pertama karena kita menggunakan VirtualBox


7. Untuk storage atau bagaimana virtual hard disk itu tersimpan di hard disk fisik disediakan 2 pilihan yaitu :

  • Dynamically Allocated : menggunakan kapasitas hard disk fisik berdasarkan jumlah hard disk virtual dan tidak berdasarkan ukuran yang telah ditentukan.
  • Fixed Size : kapasitas hard disk fisik yang digunakan berdasarkan kapasitas hard disk virtual yang dibuat.

Pilih opsi yang pertama saja.


8. Kemudian diminta untuk menentukan lokasi dan jumlah kapasitas penyimpanan virtualnya. Untuk lokasi akan ditentukan secara otomatis dan jumlah kapasitas dapat kalian atur sendiri. Bebas tidak ada batasannya. Klik create untuk membuat mesin virtualnya dan proses pembuatan sudah selesai.



>> Expert Mode

Sebenarnya antara guide mode dengan expert mode tidak ada perbedaan yang mencolok, hanya saja di expert mode pembuatan mesin virtual lebih ringkas karena beberapa pilihan akan langsung ditampilkan dalam satu halaman.

1. Buka aplikasi VirtualBox
2. Klik New


3. Untuk beralih dari guide mode ke expert mode. Klik bar Expert Mode yang ada dibagian bawah.


4. Nah ditampilan pertama akan langsung muncul pembuatan nama, type, versi, ukuran ram dan jenis hard disk virtual. Tinggal kalian isikan seperti langkah-langkah yang ada di mode guide. Untuk keternagan juga sama saja.


6. Ditampilan kedua akan langsung diminta mengisikan lokasi, ukuran hard disk, hard disk file type dan storage atau jenis penyimpanan hard disk. Isikan juga sama seperti di langkah guide mode. Untuk keterangan juga sama saja. Jika sudah klik tombol create dan mesin virtual sudah jadi.


Saturday, 9 March 2019

Cara Install Mikrotik RouterOS di VirtualBox


Pengertian RouterOS

Mikrotik RouterOS adalah sistem operasi yang dapat digunakan untuk menjadikan sebuah komputer menjadi router network yang handal

Fungsi RouterOS

RouterOS memiliki banyak fungsi yang dapat digunakan untuk keperluan jaringan, antara lain:
  • Routing
  • Hotspot
  • Simple Tunnels
  • Web Proxy
  • IP Sec
  • UPnP
  • Tools
  • DHCP
  • VRRP
  • NTP
  • SNMP
  • Firewall dan NAT
  • dan masih banyak lagi

Langkah Install RouterOS

1. Buka aplikasi VirtualBox

2. Buat mesin virtual mesin baru. Untuk membuat virtual mesin saya menggunakan Expert Mode. Klik ikon "new"
  • Name = Sesuai keinginan kalian
  • Type = Linux
  • Version = Other Linux (64-bit)
  • Memory size = 64Mb

3. Selanjutnya memberikan kapasitas penyimpanan untuk routerOS. Karena untuk latihan saja saya menggunakan 100Mb sebagai ruang penyimpanan RouterOS

4. Jika sudah masuk ke menu setting > Storage > Klik Empty > Klik icon CD/DVD dan masukkan ISO dari Router OS

5. Jika langkah di atas sudah selesai. langsung saja kalian klik Start dan tunggu proses booting untuk install RouterOS. Dibawah ini adalah tampilan awal dari proses install

6. Alangkah baiknya kalian baca terlebih dahulu keterangan yang berada di kota merah tersebut. Jika sudah kalian dapat memilih fungsi mana saja yang akan kalian install untuk keperluan latihan. Untuk saya pribadi lebih memilih keseluruhan. Jadi saya langsung saja klik "A" dan secara otomatis akan terceklis semua.

7. Jika sudah kalian klik "I" pada keyboard untuk melanjutkan proses install
  • Do you want to keep old configuration? [y/n]: y
  • Continue> [y/n]: y


8. Jika sudah kalian akan diminta untuk melakukan reboot. Langsung saja kalian enter

9. Tampilan awal untuk login ke mikrotik router OS

10. Karena masih defaul jadi login menggunakan:
  • User = Admin
  • Password = Kosongan

Itu tadi Cara Install Mikrotik RouterOS di VirtualBox. Jika ada kritik dan saran langsung saja kalian tuliskan di kolom komentar ya. Salam Literasi.

Monday, 7 January 2019

Cara Install dan Konfigurasi SSH di Debian Server


Apa itu SSH?

SSH adalah protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara dua komputer. SSH dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari jarak jauh mengirim file, membuat Tunnel yang terrenkripsi dan lain-lain. Selengkapnya klik DISINI


>>Install SSH Server

1. Masuk sebagai super user/root di debian server 9.
2. Jika sudah masuk sebagai super user. Install ssh server dengan perintah:

#apt-get install openssh-server



3. Cek status SSH. Jika sudah active atau running tandanya dapat langsung digunakan

#/etc/init.d/ssh status



4. Sekarang ujicoba dengan aplikasi putty. Masukkan IP Server dan Portnya default yaitu 22


5. Jika muncul seperti ini pilih accept


6. Login dengan username biasa (bukan root) dan masukkan password




>>Merubah Port SSH

1. Port default dari ssh adalah 22, Jika ingin merubahnya harus melakukan konfigurasi file sshd_config terlebih dahulu Ketikkan perintah:

#nano /etc/ssh/sshd_config



2. Kemudian cari kata seperti yang saya beri kotak merah.


3. Kemudian hilangkan tanda # dan rubah angka sesuai keinginan. Default port dari ssh adalah 22.


4. Jangan lupa simpan dengan menekan Ctrl + X > y > enter

5. Restart ssh dengan perintah:

#/etc/init.d/ssh restart



6. Buka aplikasi putty. Masukkan ip server dari debian dan port yang sudah dirubah tadi


7. Nah login dengan username debian kalian dan masukkan password. Jika bisa login maka install dan konfigurasi ssh server sudah berhasil




>>Konfigurasi User ROOT

1. konfigurasi file sshd_config dengan perintah:

#nano /etc/ssh/sshd_config



2. Jika sudah cari kata #PermitRootLogin prohibit-password


3. Hilangkan tanda pagar (#) dan rubah kata prohibit-password menjadi yes


4. Restart ssh dengan perintah:

#/etc/init.d/ssh restart



5. uji coba menggunakan aplikasi putty


6. Login dengan username root dan masukkan password.



Nah itu tadi Cara Install dan Konfigurasi SSH di Debian Server. Jika ada kritik dan saran bisa kalian sertakan dikolom komentar. Mimin sertakan juga video tutorialnya ya. Salam literasi

Saturday, 5 January 2019

Cara Install dan Konfigurasi FTP di Debian Server


Apa itu FTP?

FTP atau File Transfer Protocol merupakan sebuah protokol yang digunakan untuk bertukar file melalui jaringan sebagai medianya. FTP sendiri digunakan untuk men-download atau men-upload sebuah file dari server ataupun ke server. Baca lebih lengkap klik disini


Cara Kerja FTP

Untuk cara kerjanya, terlebih dahulu FTP client harus meminta koneksi kepada FTP server, jika sudah terhubung dengan FTP server maka FTP client dapat melakukan pertukaran data seperti upload dan download data. Baca lebih lengkap klik disini

Langkah Install dan Konfigurasi FTP Server

1. Ketikkan Perintah
#apt-get install proftpd


2. Kemudian konfigurasi ProFTPd. Ketikkan perintah
#nano /etc/proftpd/proftpd.conf


3. Tambahkan baris berikut ini pada bagian paling akhir file
<Anonymous /home/fdli/>
User saya
</Anonymous>


Keterangan :

  • Anonymous /home/fdli/ = Arah folder direktori yang dituju
  • User saya = User pengguna FTP


4. Tambahkan user sesuai dengan yang dimasukkan pada file diatas tadi
#adduser saya


5. Restart service proftpd
#service restart proftpd


6. Cek dengan memanggil IP server pada web browser
ftp://ipserver atau DNS



 Itu tadi Cara Install dan Konfigurasi FTP di Debian Server, semoga bermanfaat untuk kalian semua. Salam Literasi

Sunday, 9 December 2018

Cara Install Proxmox VE di VirtualBox


Proxmox VE adalah salah satu distro Linux basis Debian yang difungsikan untuk virtualisasi. Proxmox mengusung openYZ dan KVM, menariknya dengan KVM kita tidak hanya bisa melakukan instalasi sistem operasi Linux melainkan juga dapat melakukan instalasi sistem operasi Windows.

Lebih lengkapnya baca di Pengertian dan Fungsi Proxmox VE 


Langkah-Langkah Install Proxmox VE


1. Buka VirtualBox dan Klik new untuk membuat mesin virtual baru.
2. Beri nama sesuai keinginan kalian
Type : other
Version : other/unknown(64-bit)


3. Ukuran file sesuaikan dengan kebutuhan kalian ya..


4. Masuk ke setting -> System -> Acceleration -> Paravirtualization interface -> KVM


5. Masukkan file iso dari proxmox


6. Untuk adapter network kita gunakan host-only adapter


7. Selanjutnya kalian jalankan mesin virtual yang telah di buat tadi. Dan akan tampil seperti dibawah ini. Langsung saja pilih Install Proxmox VE


8. Pada bagian lisensi langsung saja kalian klik i agree


9. Ini adalah tampilan dimana kalian diminta untuk memilih disk sebagai penyimpanan. Pilih default saja dan klik next


10. Masukkan negara dimana tempat kalian tinggal. Dan klik next


11. Masukkan password dan email kalian. Password yang dimasukkan ini adalah password kalian untuk masuk ke laman proxmox ya..


12. Nah sekarang bagian konfigurasi jaringan. Langsung saja kalian ikuti gambar dibawah ini ya... 
Untuk IP Address yang dimasukkan merupakan ip yang kita gunakan untuk mengakses laman dari proxmox nantinya


13. Proses install sedang berjalan



14. Jika proses install sudah selesai maka kalian akan diminta untuk me-reboot virtual mesin proxmox


15. Oke sekarang kita akses laman dari proxmox yang sudah kita install tadi. Karena berbasis website jadi kita buka pada aplikasi web browser. 
Cara aksesnya ketikkan https://ipserver:8006
Selanjuntnya ikuti gambar dibawah ini ya..

16. Masukkan username dan password dari proxmox yang sudah kalian buat tadi.
Username : root
Password : yang kalian masukkan di langkah instalasi

17. Ini adalah tampilan web dari proxmox tadi



Untuk mengetahui apa saja yang dapat dilakukan setelah menginstall proxmox VE ini, nantikan di artikel selanjutnya ya.. itu tadi langkah-langkah install proxmox VE di VirtualBox. Semoga dapat bermanfaat untuk kalian semua.



Notification
Selamat datang di masfadli.com. Semoga apa yang saya tuliskan dapat bermanfaat untu kalian semua. Jika ada kritik dan saran kalian isikan dikolom komentar ya. Selamat membaca.
Done