Mas Fadli: Debian
News Update
Loading...
Showing posts with label Debian. Show all posts
Showing posts with label Debian. Show all posts

Monday, 12 August 2019

Cara Konfigurasi Samba Server di Debian 9

Samba Server merupakan sebuah protokol yang dikembangkan di Sistem Operasi Linux untuk melayani permintaan pertukaran data antara mesin Ms. Windows dan Linux.
Disamping untuk melayani file sharing antara Windows dan Linux, Samba juga merupakan salah satu protokol yang digunakan di Sistem Operasi Linux untuk melayani pemakaian data secara bersama-sama.


Jadi dengan menggunakan samba server klien dapat mengakses file yang ada diserver secara bersamaan, sehingga mempercepat proses pelayanan klien. Nah bagaimana konfigurasinya? Cuss kita bahas.

Langkah konfigurasi samba server:

1. Masuk sebagai root dan install samba server. Ketikkan perintah:
#apt-get install samba


2.  Jika sudah konfigurasi file samba, ketikkan perintah:
#nano /etc/samba/smb.conf


3. Di baris paling bawah tambahkan seperti berikut ini:
[belajardebian.edu]
path = /home/masfad
browseable = yes
writeable = yes
guest = no
public = yes
read only = no
security = share


Keterangan :

path = letak file yang akan dibagikan
browseable = yes berarti dapat dilihat oleh publik
writeable = yes berarti user klien dapat menambahkan file atau folder, jika no maka sebaliknya
guest = no berarti ijin untuk klien harus dengan password dan jika yes maka kebalikannya
read only = yes  berarti klien hanya dapat melihat, membaca dan menyalin tapi tidak dapat menambahkan atau menghapus folder kedalam samba server, jika no maka sebaliknya
security = share berarti klien masuk tanpa password dan jika user maka klien masuk dengan password  

4. Terakhir restart samba server dengan perintah:
#/etc/init.d/samba restart


Langkah uji coba samba server di klien:

1. tekan windows + R kemudian masukkan ip dari samba server/debian server
\\192.168.50.10


2. Nah akan muncul nama dari samba server yang dibuat tadi. Dan, jika dibuka makan akan muncul file sesuai dengan directory yang kalian bagikan.


3. Di server saya sudah ada 2 folder seperti digambar ini.



Nah itu tadi cara konfigurasi samba server di debian 9. Semoga bermanfaat dan salam literasi

Wednesday, 24 July 2019

Download Modul Konfigurasi IP Address Debian Server 9

Konfiguras IP address atau proses pengalamatan dari sebuah server agar nantinya server dapat digunakan oleh client.


Didebian server 9 interfaces yang digunakan bukan lagi eth0, eth1, dll melainkan di rubah ke enp0s3 dan enp0s8. Akan tetapi jika belum terbiasa menggunakan enp0s3/enp0s8 interfaces yang ada dapat dirubah kembali ke eth0/eth1

Konfigurasi yang ada sudah mimin sediakan di modul ya. Jika bingung cara downloadnya baca dulu artikel di bawah ini.


Jika sudah paham langsung saja download di bawah ini.

Link Download

Mimin sertakan juga video tutorialnya. Jika kalian suka dengan videonya jangan lupa Subscribe, Like and Share ya.

Sunday, 19 May 2019

Cara Konfigurasi HTTPS di Debian Server 9


HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) merupakan protokol HTTP yang dilengkapi dengan keamanan berupa SSL.HTTPS dapat disebut juga protokol internet paling valid dan juga paling aman.


Defaultnya ketika kita membuat sebuah web server dengan Linux Debian Server protokol yang digunakan adalah HTTP. Untuk merubah dari HTTP ke HTTPS diperlukan konfigurasi tersendiri. Berikut langkah-langkah konfigurasinya.

Langkah Konfigurasi

1. Masuk sebagai root di Debian Server
2. Buat folder yang digunakan untuk file SSL. Ketikkan perintah:
#mkdir /etc/apache2/ssl


3. Masuk ke folder yang dibuat tadi. Ketikkan perintah:
#cd /etc/apache2/ssl


4. Sekarang kita buat opensslnya dengan perintah:
#openssl req -new -x509 -days 365 -nodes -out certificate.pem -keyout certificate.key


Keterangan:
  • -days 365 = Lama aktif SSL selama 1 tahun. Jika ingin lebih dari 1 tahun ganti jumlah hari sesuai dengan yang diinginkan.
5. Kemudian akan diminta untuk mengisikan informasi seperti gambar dibawah ini.


6. Jika sudah kita rubah hak akses dari file certificate nya. Ketikkan perintah:
#chmod 600 certificate*


7. Sekarang aktifkan SSL dengan perintah:
#a2enmod SSL


8. Jika berhasil makan akan diminta untuk merestart apache2 nya. Ketikkan perintah:
#sytemctl apache2 restart


9. Kembali ke direktori awal dengan perintah:
#cd

10. Sekarang kita rubah di file 000-defautl.conf. Ketikkan perintah:
#nano /etc/apache2/sites-available/000-default.conf


11. Rubah seperti gambar dibawah ini ya :D


Keterangan:
  • ServerName = bisa diisi dengan ip address ataupun domain
12. Jika sudah jangan lupa restart apache2 nya dengan perintah:
#service apache2 restart


12. Sekarang kita uji coba di web browser. Disini mimin menggunakan microsoft explorer sebagai web browsernya. Ketikkan
https://192.168.56.10
13. Cek masa berlaku SSL

Membuat redirect Otomatis dari HTTP ke HTTPS

1. Masuk ke file 000-default.conf dan isikan seperti gambar dibawah ini ya:D
#nano /etc/apache2/sites-available/000-default.conf

Keterangan :
  • ServerName = bisa diisi dengan ip address ataupun domain
  • Redirect .... https://ipaddress atau domain
2. Uji coba di web browser tanpa dengan menghilangkan kata https di kolom search. Langsung ketikkan IP address dari Debian server.
192.168.56.10




Itu tadi tutorial Konfigrasi HTTPS di Debian Server 9. Jika ada kritik dan saran langsung saja kasih jejak di kolom komentar ya. Salam Literasi

Monday, 7 January 2019

Cara Install dan Konfigurasi SSH di Debian Server


Apa itu SSH?

SSH adalah protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara dua komputer. SSH dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari jarak jauh mengirim file, membuat Tunnel yang terrenkripsi dan lain-lain. Selengkapnya klik DISINI


>>Install SSH Server

1. Masuk sebagai super user/root di debian server 9.
2. Jika sudah masuk sebagai super user. Install ssh server dengan perintah:

#apt-get install openssh-server



3. Cek status SSH. Jika sudah active atau running tandanya dapat langsung digunakan

#/etc/init.d/ssh status



4. Sekarang ujicoba dengan aplikasi putty. Masukkan IP Server dan Portnya default yaitu 22


5. Jika muncul seperti ini pilih accept


6. Login dengan username biasa (bukan root) dan masukkan password




>>Merubah Port SSH

1. Port default dari ssh adalah 22, Jika ingin merubahnya harus melakukan konfigurasi file sshd_config terlebih dahulu Ketikkan perintah:

#nano /etc/ssh/sshd_config



2. Kemudian cari kata seperti yang saya beri kotak merah.


3. Kemudian hilangkan tanda # dan rubah angka sesuai keinginan. Default port dari ssh adalah 22.


4. Jangan lupa simpan dengan menekan Ctrl + X > y > enter

5. Restart ssh dengan perintah:

#/etc/init.d/ssh restart



6. Buka aplikasi putty. Masukkan ip server dari debian dan port yang sudah dirubah tadi


7. Nah login dengan username debian kalian dan masukkan password. Jika bisa login maka install dan konfigurasi ssh server sudah berhasil




>>Konfigurasi User ROOT

1. konfigurasi file sshd_config dengan perintah:

#nano /etc/ssh/sshd_config



2. Jika sudah cari kata #PermitRootLogin prohibit-password


3. Hilangkan tanda pagar (#) dan rubah kata prohibit-password menjadi yes


4. Restart ssh dengan perintah:

#/etc/init.d/ssh restart



5. uji coba menggunakan aplikasi putty


6. Login dengan username root dan masukkan password.



Nah itu tadi Cara Install dan Konfigurasi SSH di Debian Server. Jika ada kritik dan saran bisa kalian sertakan dikolom komentar. Mimin sertakan juga video tutorialnya ya. Salam literasi

Saturday, 5 January 2019

Cara Install dan Konfigurasi FTP di Debian Server


Apa itu FTP?

FTP atau File Transfer Protocol merupakan sebuah protokol yang digunakan untuk bertukar file melalui jaringan sebagai medianya. FTP sendiri digunakan untuk men-download atau men-upload sebuah file dari server ataupun ke server. Baca lebih lengkap klik disini


Cara Kerja FTP

Untuk cara kerjanya, terlebih dahulu FTP client harus meminta koneksi kepada FTP server, jika sudah terhubung dengan FTP server maka FTP client dapat melakukan pertukaran data seperti upload dan download data. Baca lebih lengkap klik disini

Langkah Install dan Konfigurasi FTP Server

1. Ketikkan Perintah
#apt-get install proftpd


2. Kemudian konfigurasi ProFTPd. Ketikkan perintah
#nano /etc/proftpd/proftpd.conf


3. Tambahkan baris berikut ini pada bagian paling akhir file
<Anonymous /home/fdli/>
User saya
</Anonymous>


Keterangan :

  • Anonymous /home/fdli/ = Arah folder direktori yang dituju
  • User saya = User pengguna FTP


4. Tambahkan user sesuai dengan yang dimasukkan pada file diatas tadi
#adduser saya


5. Restart service proftpd
#service restart proftpd


6. Cek dengan memanggil IP server pada web browser
ftp://ipserver atau DNS



 Itu tadi Cara Install dan Konfigurasi FTP di Debian Server, semoga bermanfaat untuk kalian semua. Salam Literasi
Notification
Selamat datang di masfadli.com. Jangan lupa memakai masker dan handsanitizer. Terapkan protokol yang ada ketika diluar rumah. STAY SAFE dan SELAMAT MEMBACA
Done