Pengertian dan Efek dari Overclocking - Mas Fadli

Saturday, 17 November 2018

Pengertian dan Efek dari Overclocking


Overclocking adalah menjalankan suatu sistem komputer dimana proses tersebut berada diluar spesifikasi standardnya, yang berhubungan dengan clock speed yang memiliki satuan hz. Overclocking bertujuan agar pengguna mendapatkan performa tambahan dari spesifikasi komputer yang telah kita punya. 

Pada dasarnya overclock dilakukan pada perangkat komputer yaitu Processor, GPU dan RAM. Dan, biasanya setiap perangkat tersebut mampu di overclock sampai dengan 20% dari kemampuan bawaannya. Tapi, peningkatan kecepatan tersebut juga tergantung dengan jenis perangkat apa yang sedang kita gunakan.

Terdapat 2 hal yang harus kita perhatikan ketika akan melakukan overclocking, yaitu:
  1. Overclocking tidak boleh dilakukan asal-asalan meskipun saat ini sudah banyak disediakan restore default di setiap BIOS yang digunakan
  2. Overclocking dapat meningkatkan suhu komponen tersebut, dikarenakan proses overclocking akan meningkatkan jumlah clockspeed dari perangkat,, sehingga daya yang diberikan juga akan semakin besar.
Untuk para produsen sendiri overclocking digunakan untuk mengetahui batas limit akhir dari perangkat yang telah mereka buat. Dengan kata lain produsen dapat mengetahui kecepatan maksimal dari perangkat yang telah mereka ciptakan tersebut.

Overclocking sendiri juga memiliki efek yang ditimbulkan bagi perangkat yang kita gunakan:
  1. Menurunnya tingkat kestabilan PC akibat buruknya Power Supply Unit (PSU), memori dan mainboard yang kita gunakan.
  2. Kerusakan perangkat keras yang kita gunakan disebabkan oleh naiknya tingkat suhu panas dari perangkat tersebut.

Share with your friends

1 comment

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done